IMG_8920 Tasikmalaya ©2014 Deni Sugandi

Pemandangan kota Tasikmalaya, disaksikan dari lantai 9 hotel Santika,...

IMG_8920 Tasikmalaya ©2014 Deni Sugandi

Pemandangan kota Tasikmalaya, disaksikan dari lantai 9 hotel Santika, ditengah kota. Memandang ke arah barat laut , terlihat gunung Galunggung (2.167m) tertutup awan. Gunungapi aktif yang masih dipantau, karena memiliki potensi meletus, setelah letusan terakhir 5 Mei 1982 dengan skala VE 4. Pada periode pasca letusan (yaitu sekitar tahun 1984-1990) merupakan masa rehabilitasi kawasan bencana, yaitu dengan menata kembali jaringan jalan yang terputus, pengerukan lumpur/pasir pada beberapa aliran sungai dan saluran irigasi (khususnya Cikunten I), kemudian dibangunnya check dam (kantong lahar dingin) di daerah Sinagar sebagai ‘benteng’ pengaman melimpahnya banjir lahar dingin ke kawasan Kota Tasikmalaya. Pada masa tersebut juga dilakukan eksploitasi pemanfaatan pasir Galunggung yang dianggap berkualitas untuk bahan material bangunan maupun konstruksi jalan raya. Pada tahun-tahun kemudian hingga saat ini usaha pengerukan pasir Galunggung tersebut semakin berkembang, bahkan pada awal perkembangannya (sekitar 1984-1985) dibangun jaringan jalan Kereta Api dari dekat Station KA Indihiang (Kp. Cibungkul-Parakanhonje) ke check dam Sinagar sebagai jalur khusus untuk mengangkut pasir dari Galunggung ke Jakarta. Letusannya juga menyebabkan British Airways Penerbangan 9 terpaksa mendarat darurat di Bandara Halim Perdanakusuma, setelah keempat mesinnya mati total.